Vina Citra.M INTISARI Biologi SKL no.7
14.44 | Author: For everyone


Nama: Vina Citra Mulyandani (40)

Kelas : XII Ipa 7


STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

:: Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada tumbuhan melalui pengamatan hasil percobaan.

* Menentukan faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan.

* Menginterpretasi percobaan pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

____INTISARI MATERI____

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Dan Perkembangan

Banyak faktor alasan atau penyebab yang mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan tumbuh-tumbuhan, tanaman, pohon, dll. Apabila faktor tersebut kebutuhannya tidak terpenuhi maka tanaman tersebut bisa mengalami dormansi / dorman yaitu berhenti melakukan aktifitas hidup. Faktor pengaruh tersebut yakni :


A. Faktor Luar

  1. 1.

  1. Air dan Mineral Þ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar. Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal.

2.

Kelembaban.

Kadar air dalam udara dapat mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan. Tempat yang lembab menguntungkan bagi tumbuhan di mana tumbuhan dapat mendapatkan air lebih mudah serta berkurangnya penguapan yang akan berdampak pada pembentukan sel yang lebih cepat.

3.

Suhu Þ di antaranya mempengaruhi kerja enzim. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum, yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan. Tinggi rendah suhu menjadi salah satu faktor yang menentukan tumbuh kembang, reproduksi dan juga kelangsungan hidup dari tanaman. Suhu yang baik bagi tumbuhan adalah antara 22 derajat celcius sampai dengan 37 derajad selsius. Temperatur yang lebih atau kurang dari batas normal tersebut dapat mengakibatkan pertumbuhan yang lambat atau berhenti

4.

Cahaya Þ mempengaruhi fotosintesis. Secara umum merupakan faktor penghambat. Sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk dapat melakukan fotosintesis (khususnya tumbuhan hijau). Jika suatu tanaman kekurangan cahaya matahari, maka tanaman itu bisa tampak pucat dan warna tanaman itu kekuning-kuningan (etiolasi). Pada kecambah, justru sinar mentari dapat menghambat proses pertumbuhan.


Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap
Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran.

1. Gerak balas tumbuhan terhadap sesuatu rangsangan disebut gerakan tropisme .

2. Tropisme positif adalah keadaan tumbuhan yang bertumbuh ke arah rangsangan , manakala tropisme negatif adalah keadaan tumbuhan yang bertumbuh ke arah bertentangan kepada arah rangsangan .

3. Beberapa pergerakan tumbuhan adalah seperti berikut :
Fototropisme - gerak balas tumbuhan terhadap cahaya .
Geotropisme - gerak balas tumbuhan terhadap graviti .
Hidrotropisme - gerak balas tumbuhan terhadap air .

4. Pucuk tumbuhan menunjukkan fototropisme positif ( membolehkan pucuk mendapatkan cahaya yang mencukupi ) , geotropisme negatif dan hidrotropisme negatif .

5. Akar tumbuhan menunjukkan fototropisme negatif , geotropisme positif ( membolehkan akar tumbuh ke dalam tanah dan mengukuhkan kedudukan tumbuhan ) dan hidrotropisme positif ( membolehkan akar tumbuh menyerap air yang mencukupi untuk proses fotosintesis ).

6. Walaubagaimanapun , rangsangan air terhadap akar adalah lebih kuat daripada rangsangan graviti

B. Faktor Dalam

1.

Faktor hereditas.

2.

Hormon.

Hormon pada tumbuhan juga memegang peranan penting dalam proses perkembangan dan pertumbuhan seperti hormon auksin untuk membantu perpanjangan sel, hormon giberelin untuk pemanjangan dan pembelahan sel, hormon sitokinin untuk menggiatkan pembelahan sel dan hormon etilen untuk mempercepat buah menjadi matang

a.

Auksin
adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang). F.W. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa.
- membantu perkecambahan
- dominasi apikal

b.

Giberelin
Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium moniliformae, ditemukan oleh F. Kurusawa.
Fungsi giberelin :
- pemanjangan tumbuhan
- berperan dalam partenokarpi

c.

Sitokinin
Pertama kali ditemukan pada tembakau. Hormon ini merangsang pembelahan sel.

d.

Gas etilen
Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua

e.

Asam absiat

f.

Florigen

g.

Kalin
Hormon pertumbuhan organ, terdiri dari :
- Rhizokalin
- Kaulokali
- Filokalin
- Antokalin

h.

Asam traumalin atau kambium luka
Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka

CONTOH SOAL :

1. Perhatikan gambar perkecambahan berikut:









Kesimpulan dari gambar diatas adalah…..

A. Hormon auksin tidak bekerja di tempat kering

B. Hormon auksin terhambat kerjanya

C. Hormon auksin bekerja ditempat gelap

D. Pertumbuhan kecambah terhambat di tempat terang

E. Penyebar auksin tidak merata bila ada cahaya menyebabkan fototropi

Jawaban: E



2. Perhatikan gambar gerak tumbuhan :








Manakah pernyataan yang benar tentang gambar di atas:

A. Cahaya mempercepat produksi auksin pada tanaman B, sedankan cahaya menghambat produksi auksin di tanaman A sehingga tumbuh lurus.

B. Tanaman A dan B berbeda arah pertumbuhan karena intensitas cahaya yang diterima tidak sama

C. Tanaman A mendapat cahaya dari atas sehingga auksin menuju ke bawah, sedangkan tanaman B mendapat cahaya dari samping sehingga auksin kea rah samping

D. Tanaman A tumbuh lambat, sedangkan tanaman B tumbuh cepat sehingga tanaman B membelok kearah cahaya.

A. Tanaman A tetap tumbuh lurus karena sebaran auksin merata, sedangkan tanaman B tumbuh kearah cahaya karena auksin terurai jika terkena cahaya

Jawaban: E

3. Faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman adalah…….

A. Cahaya, air, nutrisi, hormone

B. Cahaya, air, gen, nutrisi

C. Cahaya, suhu, tanah, gen

D. Auxsin, cahaya, tanah, mineral

E. Cahaya, kelembapan, suhu, air

Jawaban: A


4. Dari pengamatan terhadap tanaman yang tumbuh di tempat gelap atau kurang cahaya terlihat adanya pertumbuhan yang cepat, tetapi daunnya pucat. Keadaan ini terjadi karena….

1. Kandungan air ditempat gelap lebih banyak

2. Auxin bekerja aktif di tempat yang kurang cahaya

3. Di tempat yang kurang cahaya sama sekali tidak terjadi fotosintesis

4. Terjadi khlorosis pada tanaman di tempat gelap atau kurang cahaya

Jawaban : C. 2 dan 4

5. Jika ujung koleoptil kecambah jagung dipotong maka pertumbuhan kecambah terhenti

SEBAB

Dalam ujung Koleoptil kecambah jagung dibentuk auxin

Jawaban: D. salah-benar




|
This entry was posted on 14.44 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

1 comments:

On 6 Februari 2014 22.59 , januar surya mengatakan...

mantap artikelnya..

www.kiostiket.com